Cairan Pembersih Lantai Porselen

Bersihkan Kamar Anak dengan Cairan Pembersih Lantai Porselen

Ibu mana, sih, yang tidak ingin anaknya selalu aman, tumbuh dengan sehat dan bahagia? Terlepas dari makanan dan aktivitas harian putra putrimu, ternyata masih ada satu hal penting yang memiliki peran penting dalam mewujudkan ketiga faktor di atas, loh. Dan itu adalah kebersihan lantai yang terjaga tak hanya karena penggunaan cairan pembersih lantai porselen.

Perlu diketahui bahwa anak-anak yang usianya di bawah 5 tahun masih sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit. Terutama penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kotornya lingkungan di rumah. Nah, bagi newborn, risiko terserang penyakit akibat rumah yang tak terjaga kebersihannya jauh lebih tinggi.

Tahukah kamu, jumlah bayi meninggal akibat Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) sangatlah tinggi. Dan biasanya fenomena mengerikan ini justru terjadi di lingkungan rumah, terutama di kamar anak sendiri. Penyebabnya karena kamar yang tidak terjaga kebersihannya. Untuk menghindari risiko menakutkan di atas, yuk, intip langkah-langkah membersihkan kamar anak di bawah ini:

  1. Tetapkan Zona Kebersihan di Rumah Kamu

Jadikan kamar anak zona yang selalu terjaga kebersihannya. Simpan alat-alat kebersihan di dekat kamar buah hati. Jangan lupa menyiapkan cairan anti bakteri dan hand sanitizer yang ramah untuk kulit bayi yang masih sangat sensitif. Ingatlah untuk membersihkan secara menyeluruh kotoran bayi saat mengganti popok mereka. Pastikan juga mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti popok si kecil.

  1. Vakum Ruangan Kamar Anak Secara Menyeluruh

Jika lantai kamar si kecil dilapisi karpet, pastikan kalian hanya menggunakan vacuum cleaner berstandar HEPA (High Efficiency Particulate Air) yang dapat menyerap partikel kecil debu yang tak bisa ditangkap vakum biasa. Jangan lewatkan setiap sudut tersembunyi di kamar anak. Bersihkan juga mainan anak untuk mengurangi risiko si kecil terjangkit penyakit mematikan.

  1. Lebih Detail Bersihkan Area yang Paling Sering Digunakan

Perhatikan titik yang paling sering dilalui atau disentuh anak atau orang dewasa. Gagang pintu, pinggiran boks bayi, meja ganti popok, lemari pakaian hingga sudut ruangan yang lembab. Kamu harus membersihkan secara mendetail semua titik di atas. Siapkan desinfektan atau cairan pembersih kuman agar kalian bisa segera membersihkan titik-titik yang rentan dijadikan sarang kuman dan bakteri.

  1. Rutin Mencuci Sprei, Sarung Bantal dan Guling

Anak atau bayi menghabiskan waktu lebih dari 12 jam untuk tidur setiap harinya. Ini berarti si kecil akan berada di atas kasur selama lebih dari setengah hari. Maka sangat wajar jika sprei, bantal dan guling menjadi sarang kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi saluran pernafasan hingga infeksi saluran kemih. Untuk itu, cucilah seprai, sarung bantal dan guling secara rutin.

  1. Pilih Cairan Pembersih Lantai Porselen Sparkle

Selain tidur, si kecil juga menghabiskan banyak waktunya dengan bermain. Nah, kebanyakan anak suka bermain di atas lantai. Sebagai orangtua, kamu tentu nggak mau anak-anak beraktivitas di permukaan lantai yang kotor, bukan? Sparkle, cairan pembersih lantai dengan formula anti bacterial siap menjaga seluruh lantai kamar anak agar terbebas dari kuman dan bakteri agar si kecil aman bermain di lantai.

Anak adalah harta tak ternilai bagi kita sebagai orangtua. Sudah sewajarnya jika kita menjaga mereka dengan segala upaya. Salah satunya adalah memastikan lingkungan tinggal mereka selalu dalam kondisi bersih dan bebas dari penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *